Likaliku.com -- Satpol PP Kota Tangerang terima audiensi Himpunan Wartawan Tangerang (HIWATA). Pertemuan itu dilakukan selama dua kali pada hari Jum'at (14/2) dan Selasa (18/2).
Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas beragam persoalan regulasi hingga program kerja Satpol PP di Tahun 2025, yang dihadiri langsung oleh Kasatpol PP, R. Irman Pujahendra, Kabag Humas, Otong Kosasih, Kabid Trantibum, Boy, Kabid Gakumda, Jose A.V. Cabral, dan Kasie Penegakan, Alex.
Kasatpol, R. Irman Pujahendra berharap agar Hiwata dapat terus menjalin sinergitas yang baik dan membantu kinerja Satpol PP Kota Tangerang.
"Temen-temen Hiwata bisa terus bekerjasama. Kalau ada apa- apa ya ngobrol aja diskusi saja kita selalu terbuka," terangnya, Selasa 18 Februari 2025.
Lebih jauh, di dalam kepemimpinannya, Irman tidak segan melakukan tindakan tegas, berupa pemecatan, bilamana ada anggotanya terbukti melakukan kegiatan yang merugikan nama baik Satpol PP.
"Kalau sekarang petugas Pol PP itu ngecek bangunan pakai motor pribadi, pakai mobil pribadi enggak boleh. Sekarang wajib pakai mobil patroli, pakai surat perintah. Kalau terbukti di lapangan ada yang bermain (pungli/membekingi pelanggaran Perda -red) silahkan laporkan ke Polisi, dan hari itu akan saya pecat," tegas pimpinan yang akrab disapa Abah ini saat memberikan penjelasan mengenai peraturan kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Jose A.V. Cabral, juga turut menyampaikan tupoksi bidang yang dibawahinya. Ia pun meminta maaf atas keterlambatan pihaknya dalam melakukan penindakan dari berbagai laporan masyarakat.
"Karena di lapangan terkadang kita gak selalu bertemu dengan orang yang bersangkutan (terlapor -red), lalu kita meski bertemu dengan siapa? dan bahkan kita malah kerap berbenturan dengan oknum yang merasa mereka telah mengijinkan, semisal tiang internet di wilayahnya," kata dia.
Bidang Gakumda, kata Jose, dalam menaggapi adanya laporan pengerjaan yang terbukti melanggar, pihaknya harus melalui berbagai tahapan, seperti melayangkan surat teguran, penyitaan alat kerja, hingga penyegelan.
"Kami melalui prosedur, langkah awal dengan melayangkan surat teguran dan pemanggilan. Namun saat anggota ke lokasi para pekerjanya sudah tidak ada. Nanti saya akan koordinasi juga dengan Trantib Kecamatan terdekat untuk dapat segera turun ke lokasi saat ada aktifitas pekerjannya. Dan saya pastikan segala laporan yang masuk ke saya akan ditindaklanjuti," tutur Jose.
Usai melakukan audiensi tersebut, Pembina Satu Himpunan Wartawan Tangerang (Hiwata), Hilman Santosa berharap agar dimasa kepemimpinan yang baru ini, Satpol PP Kota Tangerang dapat menghadirkan perubahan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Ya, mungkin dengan hadirnya Abah di sini bisa menghadirkan perubahan," ujar Hilman.
Sumber : Sns/Hiwata
Editor/Penerbit : Redaksi
0 Komentar